Perhatian : Sebelum anda melangkah lebih lanjut, saya sangat menyarankan agar anda meminimalisir penggunaan frame. Karena Search Engine sangat membenci frame dan membuat halaman websitemu tak terindex dengan sempurna. Upayakan untuk mengganti frame dengan tabel. Terutama di halaman utama. Bila anda terpaksa menggunakan frame maka gunakan juga tag <NOFRAME> sebagai antisipasi agar search engine dapat membacanya.
Frame adalah bingkai yang membagi jendela browser sesuai keinginan kita. Dengan frame, kita bisa menampilkan beberapa file html sekaligus. Misalnya file pertama adalah file menu dan file kedua adalah isinya. Sehingga tampilan pada browser kira-kira seperti ini :
Untuk membuat website dengan tampilan seperti diatas, kamu perlu menyiapkan 2 buah file pengisi frame dan 1 buah file yang menggabungkan keduanya. Oke, misalnya file 1 kita beri nama menu.html dengan source seperti ini :
Dan file 2 kita beri nama isi.html dengan source seperti ini :
Terakhir, kita akan menggabungkan dua file tersebut ke dalam satu file yang kita beri nama gabung.html dengan source seperti ini:
Untuk melihat hasilnya silahkan copy dan simpan dengan nama seperti diatas
simpan semua file tersebut dalam satu folder
Mari kita coba bedah satu per satu :
Tag <FRAMESET> adalah memberi tahu browser bahwa halaman ini akan terbagi menjadi beberapa kolom yaitu 20% dan 80%.
Tag <FRAME> memberi tahu browser halaman yang dimaksud
Tag <NOFRAME> bertugas sebagai alternatif apabila browser tak mampu menangani fungsi frame. Tulisan Maaf, browser anda tak mendukung Frame bisa anda ganti dengan tulisan lain atau kode HTML lain sehingga pengujung masih dapat menikmati websitemu.
tag <FRAME> biasanya dilengkapi dengan atribut-atribut berikut:
1. BORDERCOLOR, fungsinya sama dengan BORDERCOLOR pada tag <FRAMESET>. Dalam hal ini, warna yang didefinisikan oleh tag yang lebih dalam menang atas warna yang didefinisikan oleh tag yang luar.
2. MARGINHEIGHT untuk menentukan jarak antara batas atas atau batas bawah frame dengan isi frame.
3. MARGINWIDTH untuk menentukan jarak antara batas kiri atau batas kanan frame dengan isi frame.
4. NORESIZE, dengan adanya atribut ini maka border dari frame yang bersangkutan tidak bisa digeser. Dengan kata lain, ukuran frame tersebut tidak bisa diubah (diperkecil atau diperbesar).
5. SCROLLING, mengatur fasilitas scroll (penggulung layar) dari frame. Nilainya bisa YES, NO atau AUTO. Nilai YES berarti penggulung selalu ada, NO berarti penggulung selalu tidak ada, sedang AUTO berarti penggulung ada bila diperlukan (isi frame melebihi ukuran layar) dan tidak ada bila tidak diperlukan (isi frame dimuat oleh layar). Nilai AUTO merupakan nilai default. Artinya, bila atribut SCROLLING tidak dituliskan, maka penggulung layar otomatis akan muncul bila diperlukan.
